Demikianlah namanya kami berikan. Di deklarasikan di hadapan majelis pengajian ibu-ibu di sekitar rumah. Berbarengan dengan acara aqiqah yang kami langsungkan dengan sederhana, pada hari Minggu yang cerah, ba’da Ashar.
Hilmi, dari buku nama-nama Islam yang aku baca berarti sabar dan berakal Sedangkan Muntashir berarti yang menang, yang Berjaya. Sementara ikhti merupakan singkatan dari nama ayah bundanya, Ikhwan dan Pujiati. JIka di terjemahkan dengan bebas, artinya adalah orang yang sabar dan berakal untuk menuju kejayaan atau kemenangan. Itulah doa dari ayah bundanya. Bukankah nama adalah doa.
Namanya kami tabalkan di saat pentas nasional lagi gonjang ganjing akibat pemerintahan SBY – JK menaikkan harga BBM sehari sebelumnya. Unjuk rasa menentang kenaikan BBM berlangsung di mana-mana. Para politisi dan pakar ekonomi berebut bicara di media, menyatakan penolakan dan dukungannya. Warga miskin hari ini sudah mengantri untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) 300 ribu rupiah untuk tiga bulan.
Penolakan kenaikan BBM di sebabkan penderitaan masyarakat yang kian menjadi. Efek dominonya adalah kenaikan harga kebutuhan hidup, transportasi dan biaya hidup lainnya.
Hilmi belumlah mengerti tentang hal ini. Ia tidak akan ikut berdemo seandainya harga susu formula ikut naik. Ia juga tak akan lantang berorasi karena belanja harian bundanya semakin tinggi. Dan Hilmi juga tidak akan ikut serta ke istana merdeka, dimana di saat hari penabalan namanya, SBY mengadakan open house kepada rakyatnya yang ingin mengunjungi istana.
Namun Hilmi, kelak, harusnya peduli terhadap kondisi yang seperti ini. Ia akan kritis tapi konstruktif menyikapi persoalan hidup yang melingkarinya. Ia, mudah-mudahan, bisa memberi warna bagi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan orang banyak. Banyak cara yang bisa di lakukan. JIka ayahnya saat ini belumlah apa-apa, mudah-mudahan Hilmi menjadi orang yang bisa berbuat banyak untuk kemaslahatan orang banyak.
Karena itu, ia harus menjadi orang pintar dan berakal. Tapi tetap harus punya kesabaran hingga tak salah dalam bersikap. Kejayaan dan kemenangan adalah tujuannya. Kemenangan dan kejayaan terlihat bila keadilan dan kebenaran bisa terungkap. Amin…
29 Mei 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar